Karyawan Kimia Farma Terduga Teroris, Erick Thohir Pastikan BUMN untuk NKRI
Menteri BUMN, Erick Thohir pun mendukung segala upaya hukum dan sanksi yang tegas untuk penanganan kasus tersebut.
Dalam keterangannya yang disampaikan melalui unggahan video, Erick menegaskan, “Kami mendukung upaya hukum dan sanksi tegas untuk oknum di perusahaan maupun Kementerian BUMN yang terduga dan terbukti terlibat gerakan radikalisme dan terorisme tanpa terkecuali. Kita pastikan bersama, tidak ada tempat bagi terorisme di tubuh BUMN.”
Lebih lanjut Erick menjelaskan, terkait penangkapan S sebagai terduga teroris, pihak Kimia Farma telah memastikan bahwa oknum tersebut tidak memiliki akses dan kewenangan untuk melakukan penggalangan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui dana perusahaan.
Selain itu, BUMN memiliki sistem verifikasi untuk memastikan tidak ada dana TJSL (Tanggung Jawab Sosial) yang digunakan untuk aksi terorisme. “Setiap langkah BUMN untuk membangun Indonesia dan tidak menoleransi terorisme kami terus perkuat internal untuk penanganan paham radikalisme di tubuh BUMN,” imbuh Erick.
Ia kembali menegaskan, “BUMN 100 persen untuk Indonesia, untuk rakyat Indonesia, dan untuk NKRI.” []

