KCIC Minta Masyarakat Ikut Jaga Kelancaran “Commissioning Test” KCJB
Commissioning test yang akan dilakukan tersebut merupakan commissioning test tahap awal antara KCIC dan para kontraktor untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana KCJB yang telah dibangun. Nantinya tahap selanjutnya ialah commissioning test bersama Kementerian Perhubungan dalam rangka sertifikasi laik operasi KCJB.
KCJB juga akan memiliki kecepatan hingga 350 km/jam sehingga benda asing sekecil apapun berpotensi mengganggu dan membahayakan operasional KCJB.
KCIC juga mengimbau masyarakat yang memiliki hewan ternak atau peliharaan
untuk mengawasinya karena dikhawatirkan masuk area ataupun jalur KCJB.
Saat ini, KCIC sedang menyosialisasikan kepada tokoh masyarakat yang ada di sekitar trase KCJB untuk menjelaskan tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam rangka persiapan operasional KCJB.
Para tokoh tersebut diharapkan dapat membantu menyosialisasikan rencana commissioning test tersebut kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayahnya.
Selain sosialisasi secara langsung, KCIC juga memasang rambu rambu sosialisasi berupa poster ataupun spanduk terkait mulai dilaksanakannya commissioning test KCJB. Harapannya, masyarakat mampu berperan aktif dalam menjaga keselamatan dirinya maupun orang lain yang berada di lingkungan trase KCJB.
KCIC, kata dia, juga telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk membantu kelancaran operasional KCJB sejak jalannya proses konstruksi, commissioning test hingga nantinya dioperasikan secara komersial.
KCIC pun berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh TNI dan Polri serta seluruh stakeholder yang membantu kelancaran jalannya commissioning test tersebut.
“KCIC juga meminta masyarakat untuk sama-sama menjaga seluruh sarana dan prasarana KCJB sehingga KCJB dapat dioperasikan tepat waktu,” ujar Rahadian.
