Kementerian: Sentra Vaksinasi Bersama BUMN Dilaksanakan dengan Prokes Ketat
BUMNINC.COM I Keberadaan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Istora, Senayan yang setiap harinya didatangi tak kurang dari 10 ribu orang tetap memprioritaskan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Hal itu dilakukan agar Sentra yang ditujukan untuk memvaksin warga lansia dan pekerja layanan publik tidak menjadi klaster baru penularan COVID-19 yang masih menjadi pandemi.
Hal itu dinyatakan Koordinator Operasional Infrastuktur Medis Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Rainier Haryanto di Jakarta, Kamis (18/3/21). Setiap hari tak hanya peraturan mengenai 3 M yang berulang kali diingatkan kepada seluruh panitia pelaksana serta pengunjung. Semua proses vaksinasi, sejak peserta datang hingga meninggalkan Istora sangat memperhatikan prokes.
“Sejak antrian di tempat parkir di luar Istora, semuanya sudah duduk dengan berjarak. Tak ada lagi berdiri. Begitu pula saat peserta memasuki Istora untuk registrasi, assesmen hingga observasi. Hand sanitizer ada di setiap tempat, dan kita juga menyediakan masker serta pelindung wajah bagi yang memerlukan. Kami sudah antisipasi agar Sentra ini jadi lokasi yang bisa meminimalisir
penularan,” ujar Rainier Haryanto.
Selain mengantisipasi penyebaran COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan ketat, Rainier menambahkan bahwa pihaknya sangat memperhatikan waste management dalam pengelolaan limbah medis dan non medis dari Sentra Vaksinasi Bersama. Karena operasional khusus bidang medis berada di bawah koordinasi Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC), maka semua limbah medis, antara lain jarum suntik No 23 G, sarung tangan karet, plester, dll dibawa ke RS Pusat Pertamina.


