Mendag: Kerja Sama Pemerintah Dan ABAC Perlu Ditingkatkan
Zulkifli berharap ABAC Indonesia dapat menjalankan tugas melalui penguatan hubungan dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan. Dia juga meminta dukungan ABAC, khususnya dalam pencapaian tujuh prioritas ekonomi Indonesia di ASEAN dan empat kegiatan unggulan di bawah pilar ekonomi dalam menyukseskan Indonesia sebagai Ketua ASEAN tahun ini.
Adapun ketujuh prioritas ekonomi tersebut terdiri dari ASEAN Services Facilitation Framework (ASFF), Signing of the 2nd Protocol to Amend the Agreement Establishing the ASEAN–Australia– New Zealand Free Trade Area (AANZFTA); Pembentukan unit pendukung Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di sekretariat ASEAN; Inisiatif Industri berbasis Proyek di ASEAN; Implementasi Penuh Elektronik Form D melalui ASEAN Single Window; Pernyataan Pemimpin Negara untuk Pembentukan Framework Digital Ekonomi di ASEAN; serta Peta Jalan Harmonisasi Standard untuk mendukung Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Sementara empat kegiatan unggulan, yaitu Peluncuran ASEAN Online Sale Day, Peresmian implementasi RCEP, Peluncuran ASEAN Tariff Finder terbaru, serta peluncuran negosiasi Digital Economy Framework.
“Kolaborasi adalah kunci. Kementerian Perdagangan secara aktif telah melakukan koordinasi dengan pihak ABAC,” kata Zulkifli.
Sebagai Ketua ASEAN pada 2023, Indonesia mengangkat tema “ASEAN Matters: Epicentrum Of Growth”. Visinya untuk membangun ASEAN yang tangguh, adaptif, dan inklusif, berperan sentral serta memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan maupun di dunia. Ketua ABAC Indonesia tahun ini adalah Arsjad Rasyid.
