Menhub Apresiasi Hasil Kerja Bersama Lancarkan Kegiatan Mudik 2023
Kendati demikian, ia menyatakan ada sejumlah evaluasi yang akan dilakukan agar penanganan arus mudik dan balik Lebaran 2024 dapat berjalan lebih baik lagi, khususnya di titik-titik krusial seperti di jalur Tol Trans Jawa dan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni.
“Penyelenggaraan mudik tahun depan akan lebih menantang karena animo masyarakat yang akan mudik akan semakin tinggi dan harapan masyarakat atas kelancaran arus mudik dan balik juga akan semakin tinggi,” katanya.
Sebelumnya, Kemenhub mencatat jumlah penumpang angkutan umum pada arus mudik dan balik 2023 meningkat 12,98 persen jika dibandingkan dengan pada 2022. Sementara itu, total jumlah kendaraan pada arus mudik dan balik meningkat 6,1 persen jika dibandingkan pada 2022.
Berdasarkan hasil survei evaluasi penanganan mudik 2023 yang dilakukan lembaga survei Indikator, kepuasan atas penyelenggaraan mudik dari kelompok masyarakat yang melakukan mudik (kelompok pemudik) jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 89,5 persen.
Masyarakat paling banyak merasa puas dengan kondisi pengaturan lalu lintas (81,8 persen) selama arus mudik dan balik Lebaran 2023, kemudian angkutan umum (73,4 persen), ketersediaan bahan bakar (71,8 persen), dan kondisi jalan (64,3 persen).
Selanjutnya, diasumsikan pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik mencapai 132-134 juta orang atau tidak jauh berbeda dengan survei yang dilakukan Kemenhub dengan perkiraan mencapai 123,8 juta orang.
