Menhub Instruksikan Jajarannya Perkuat Budaya Antikorupsi
Ia menegaskan Kemenhub terus berkomitmen untuk meningkatkan kepercayaan publik, dengan terus membangun zona integritas menuju penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Kolaborasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk melakukan pencegahan praktik korupsi di lingkungan Kemenhub.
Pada penilaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani yang diselenggarakan Kementerian PAN RB, pada tahun ini, sebanyak tiga unit pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Kemenhub meraih penghargaan Wilayah Bebas Korupsi dari Kementerian PAN RB yaitu Kantor Otoritas Pelabuhan (KOP) Utama Makassar, Politeknik Transportasi Darat Bali, dan Terminal Tipe A Guntur Melati Garut.
Selain itu, Inspektorat Jenderal Kemenhub juga memberikan penghargaan kepada sembilan unit penyelenggara teknis dengan berbagai kategori, yakni pelaporan unit pengendalian gratifikasi yang diraih UPP Labuhan Lombok, Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, dan Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran.
Kategori pelaporan unit kepatuhan internal KOP Utama Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Sampit, dan UPBU Kelas II Fransiskus Xaverius Seda).
Dan, kategori tindak lanjut laporan hasil audit yakni Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Benoa, Distrik Navigasi Kupang, dan Pusbang SDM Darat.
Dengan adanya penghargaan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan penyemangat bagi unit kerja lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang baik dan bebas dari korupsi.
Pada kegiatan memperingati Hari Anti Korupsi ini dilakukan penandatanganan komitmen bersama Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) oleh para pejabat tinggi madya Kementerian Perhubungan.
