Menhub Pastikan Layanan Penerbangan Haji 2023 Berjalan Lancar
Ada sebanyak 13 bandara embarkasi haji yang dipersiapkan untuk angkutan haji 2023, termasuk Bandara Kertajati di Jawa Barat yang pada tahun ini perdana melayani embarkasi dan debarkasi haji.
Tiga belas bandara tersebut, yakni Bandara Sultan Iskandar Muda (BTJ/Banda Aceh), Bandara Kualanamu (KNO/Medan), Bandara Minangkabau (PDG/Padang), Bandara Hang Nadim (BTH/Batam), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM/Palembang), Bandara Soekarno-Hatta (CKG/Cengkareng).
Kemudian, Bandara Adi Sumarmo (SOC/Solo), Bandara Juanda (SUB/Surabaya), Bandara Syamsudin Noor (BDJ/Banjarmasin), Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (BPN/Balikpapan), Bandara Sultan Hasanuddin (UPG/Makassar), Bandara Lombok (LOP/Praya), dan Bandara Kertajati (KJT/Majalengka).
Selain itu, disiapkan pula enam bandara embarkasi haji antara, yaitu Bandara Sultan Thaha Saifuddin (Jambi), Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Bandara Depati Amir (Bangka Belitung), Bandara Radin Inten II (Lampung), dan Bandara Djalaluddin (Gorontalo).
Sebelumnya, Arab Saudi dan Indonesia menyepakati kuota haji 2023 sebanyak 221.000 orang. Kuota itu terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Jemaah haji dibagi menjadi 537 kloter dan diberangkatkan oleh dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia yang akan melayani 287 kloter dan Saudi Arabian Airlines yang melayani 250 kloter.
Pemberangkatan penerbangan jamaah gelombang I ke Madinah dimulai pada 24 Mei sampai dengan 7 Juni 2023. Selanjutnya gelombang II ke Jeddah akan berangkat pada 8 hingga 21 Juni 2023.
Untuk kepulangan gelombang I dari Jeddah pada 4 sampai 18 Juli 2023 dan gelombang II dari Madinah pada 19 Juli sampai 2 Agustus 2023
