Moeldoko Resmikan Pelepasliaran Orangutan di Ketapang
TPOM secara rutin melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kawasan sekitar tempat tinggal mereka dari risiko bencana kebakaran.
“Baru kali ini saya menemukan The Power of Mama, dan yang mengejutkan yang dihadapi bukan sembarangan, kalau sama api saja berani apalagi sama yang lain. Di sinilah kita mesti belajar ke Ketapang, di mana kalau di tempat lain banyak orang membakar hutan, justru di Ketapang ini semuanya bersiaga untuk menghadapi kebakaran itu,” puji Moeldoko.
Lebih jauh Moeldoko juga mendorong keterlibatan YIARI untuk membantu program-program pemerintah terutama untuk mewujudkan pembangunan kota-kota masa depan yang berwawasan lingkungan.
“Pemerintah telah memiliki program menuju zero emission, yaitu tidak ada lagi polutan-polutan dan polusi yang berkembang di dunia. Indonesia mengikuti protokol Paris, dan komitmen Presiden sangat jelas, kita menuju ke sana agar kelangsungan hidup anak cucu kita ke depan semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris YIARI Marius Marcellus TJ menyampaikan apresiasi atas kunjungan Moeldoko. Ia menilai, kunjungan Kepala Staf Kepresidenan memberikan suntikan moril kepada YIARI untuk terus berkomitmen menjaga kelangsungan hidup orangutan.
“Selain konservasi, kami juga sudah bertahun-tahun melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Mohon dukungan bapak,” tutur Marius.

