Obligasi Hijau Pertamina Geothermal Kelebihan Permintaan 8,25 Kali
BUMNINC.COM I PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dalam penerbitan obligasi berwawasan hijau atau green bond di pasar global mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 8,25 kali atau senilai 3,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
“Sentimen positif yang kami dapatkan menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi investasi di sektor geothermal pada khususnya, dan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia,” ujar Direktur Keuangan PGE Nelwin Aldriansyah sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Menurut dia, antusiasme yang tinggi ini juga semakin mengukuhkan komitmen perusahaan itu dalam mengembangkan potensi energi hijau di Indonesia,
Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini berhasil membukukan 400 juta dolar AS dari penerbitan green bond yang menjadi bond premium di secondary market, yang tercatat pada Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST) atau Bursa Efek di Singapura.
Nelwin menjelaskan dana tersebut akan digunakan untuk membiayai kembali atau refinancing proyek-proyek pengembangan sumber daya geothermal yang telah berjalan, sebagai upaya menyediakan akses ke energi bersih dan ramah lingkungan yang handal dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Dana green bond ini menjadi stimulus yang akan memperkuat bisnis PGE ke depan,” ujar Nelwin.
