Optimis Penerapan 5G, Wishnutama: Bakal jadi Game Changer
Selain itu, teknologi 5G juga disebut ramah lingkungan karena segalanya sudah terhubung dengan jaringan internet.
Dicontohkannya, seperti kendaraan listrik otomatis, implementai perangkat IoT, pengelolaan pangan dan sampah, hingga pengelolaan gas emisi rumah kaca,” ungkap Wishnutama.
Teknologi 5G, menurut Wishnutama, juga bisa digunakan untuk mengintegrasikan dunia digital dan fisik untuk berbagai keperluan di aneka segmen, seperti kesehatan, manufaktur, pendidikan, dan lain sebagainya.
Selain itu, ia memaparkan bagaimana keuunggulan Teknologi 5G. Kecepatan, misalnya, kecepatan unduh (download) 5G bisa mencapai 20 Gbps, atau 20 kali lipat lebih cepat dibanding 4G yang mentok di 1 Gbps.
Dijelaskannya, untuk download video berdurasi 2 jam, hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja.
Lalu, 5G juga diklaim memiliki latency 1 ms (10 kali lebih rendah dari 4G) dan mampu menampung sekitar 1 juta perangkat dalam radius 1 km2, lebih banyak 10 kali lipat dari teknologi 4G.
Dengan berbagai peningkatan tersebut, teknologi 5G tentunya bakal menghadirkan banyak potensi dan keuntungan bagi masyarakat Indonesia di berbagai segmen.
“Teknologi 5G akan menjadi game changer bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.[]

