Pasokan Listrik Aman, Tarif Listrik Tidak Naik
Sedangkan beberapa wilayah lainnya, seperti Jawa-Bali, Lombok, interkoneksi Kalimantan, Papua, hingga Sumatera memiliki total daya mampu lebih besar dibandingkan dengan beban puncak yang terjadi per 18 Oktober lalu.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana dalam keterangan pers pada Kamis (21/10/2021) menegaskan, “Yang pasti, sekarang kondisi listrik lebih dari cukup untuk saat ini. Sampai akhir tahun ini tidak ada kenaikan atau perubahan tarif.”
Hingga kini kapasitas terpasang pembangkit listrik mencapai 73,8 GW. Angka itu didominasi oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN sebesar 43,6 GW atau 59,2 persen, IPP 28 persen atau 20,6 GW, PPU 5.012 MW atau 6,8 persen, pemerintah 55 MW atau 0,1 persen, serta IO sektor privat mencapai 4.336 MW atau 5,9 persen.
Pembangkit listrik masih didominasi oleh PLTU sebesar 50 persen, PLTGU 17 persen, PLTG/MG 11 persen, PLTD 7 persen, PLTP 3 persen, PLTA/M/MH 9 persen hingga PLT EBT lainnya 3 persen. []
