Pengamat Duga Korupsi Sewa Pesawat ATR Garuda Libatkan Banyak Pihak
BUMNINC.COM I Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mendukung langkah Menteri BUMN Erick Thohir menyerahkan bukti dugaan tindak pidana korupsi dalam penyewaan pesawat ATR 72 – 600 yang dilakukan PT Garuda Indonesisa Tbk ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Diketahui, Erick Thohir bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejagung pada Selasa 11 Januari 2022. Adapun dugaan korupsi penyewaan Pesawat Garuda itu terjadi di bawah kepemimpinan Emirsyah Satar. Emirsyah menjabat sebagai direktur Utama Garuda pada 2005-2014.
Toto menilai, langkah kementrian BUMN bekerja sama dengan kejagung untuk menguak dan memperjelas kasus korupsi yang ada di tubuh Garuda. Dengan menguak hal itu, pihak kementerian BUMN akan mengetahui akar masalahnya sehingga restrukturisasi di tubuh Garuda bisa berjalan optimal.
“Upaya kementerian BUMN bekerja sama dengan aparat penegak hukum, saya kira akan memperjelas soal ini. Jadi saya kira, nanti bukan soal dugaan-dugaan, tapi fakta hukumnya disampaikan saja. Sehingga publik akan paham dengan jelas sebetulnya akar masalah di Garuda itu apa,” ujar Toto saat menjadi pembicara tamu di salah satu acara Kompas TV, Rabu 12 Januari 2022.
Terkait keputusan kementerian BUMN yang memilih melaporkan dugaan korupsi ini kepada kejagung ketimbang KPK, Toto melihat ada dua fungsi yang berbeda antara dua penegak hukum itu. KPK, kata Toto, lebih berurusan dengan hal yang sifatnya preventif (pencegahan). Sedangkan, kejaksaan agung lebih ke penanganan.
Menurut Toto, kementerian BUMN sudah tepat memberikan bukti kepada kejagung. Sebab, Toto menduga korupsi yang ada di tubuh Garuda terstruktur dan melibatkan banyak pihak.
“Tentu kalau kaitannya dengan pengadaan pesawat dan lain-lain tentu memerlukan persetujuan bukan cuma satu orang misalnya di level dirut. Pasti persetujuannya harus ada dari direksi yang lain. Persetujuan itu juga harus dapat dari dewan komisaris untuk setuju atau tidak. Jadi kan hal ini menyangkut banyak pihak,” kata Toto.
