Pengelolaan WK Rokan Manfaatkan Artificial Intelligence, BTP Beri Apresiasi
Perwakilan direksi Subholding Upstream (SHU) Pertamina Taufiq Aditiyawarman yang hadir mendampingi BTP menjelaskan, peningkatan produksi WK Rokan didukung oleh beberapa faktor utama.
Yakni kegiatan pengeboran sumur-sumur produksi minyak yang baru, menahan laju penurunan produksi alamiah (natural decline), dan menjaga keandalan fasilitas operasi produksi. Faktor-faktor tersebut sangat ditunjang oleh penerapan teknologi digital yang masif di WK Rokan.
Penerapan digitalisasi setidaknya memberikan empat manfaat utama, yakni peningkatan kinerja keselamatan, penurunan signifikan dari potensi kehilangan produksi / LPO hingga sekitar 40 persen, optimalisasi kemampuan fasilitas produksi; dan peningkatan efisiensi.
Fasilitas IODSC merupakan sumber informasi atau big data berkaitan dengan aktivitas sumur dan peralatan di lapangan. Setiap hari ada sekitar 4.000 hingga 5.000 data yang masuk. Data tersebut diolah agar menjadi informasi berharga yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
