Penggunaan Mobil Listrik di KTT G20 Langkah Nyata Transisi Energi
Pratikno berharap dengan menunjukkan penggunaan kendaraan listrik untuk perhelatan G20 maka semakin banyak masyarakat tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri yang semakin sadar dan tertarik untuk beralih ke produk-produk ramah lingkungan.
“Indonesia berkomitmen kuat untuk pengelolaan produk ramah lingkungan, dan karena itu penggunaan mobil listrik di KTT G20 membawa pesan tersebut yang ingin kita sampaikan baik itu bagi masyarakat domestik maupun masyarakat internasional,” ujarnya.
Pemerintah memastikan penggunaan mobil listrik tidak akan hanya berhenti di acara kenegaraan seperti G20 tapi bisa berkelanjutan.
Pratikno mencontohkan salah satunya seperti yang dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) nomor 7 tahun 2022 mengenai pemanfaatan mobil listrik sebagai kendaraan dinas yang bersifat wajib entah itu untuk Pemerintah Daerah maupun untuk Pemerintah Pusat.
Langkah-langkah sejenis nantinya akan diperbanyak sehingga Indonesia bisa lebih cepat dalam melakukan transisi energi ke energi terbarukan dan bersih sehingga bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan optimal
