Penny Lukito Ajak Generasi Muda Tingkatkan Pengawasan Obat dan Makanan
Para pelajar dijelaskan mengenai pentingnya tugas BPOM dalam memberikan pengawasan dan perlindungan terkait obat dan makanan yang layak dikonsumsi kepada masyarakat.
“Dalam kegiatan ini, kami menjelaskan bahwa BPOM mengawasi semua tahapan pembuatan obat mulai dari penelitian, pemilihan bahan baku, pengembangan, produksi, distribusi hingga dikonsumsi masyarakat. Kami edukasi supaya pelajar mengetahui hal itu,” kata Penny.
Melalui kegiatan ini, Penny berharap para pelajar bisa mempertimbangkan bekerja di BPOM sebagai pilihan karir masa depan.
Kegiatan ini juga mengundang berbagai pelaku dunia usaha serta industri obat dan makanan yakni PT Biofarma, PT Dexa Medica, PT Kalbe Farma, PT Sido Muncul, PT Paragon Technology and Innovation, PT Sinde Budi Sentosa (Cafe Jamu Acaraki), Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) beserta industri pangan anggota GAPMMI.
Mereka diberikan stand khusus untuk menjelaskan proses pembuatan dan keunggulan produknya.
Penny pun mengajak dunia usaha dan industri untuk memperkuat kolaborasi dengan BPOM. Menurut Penny, kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menghasilkan produk yang bermutu sehingga dipercaya dunia internasional.
“Karena tanpa BPOM yang kuat tidak mungkin dunia usaha dan industri menjadi kuat sehingga menghasilkan produk yang dipercaya di dunia internasional. Oleh karena itu, kepercayaan terhadap BPOM menjadi penting dan itu perlu di diisi SDM yang kuat,” pungkasnya.

