PHM Berhasil Alirkan Gas dari Lapangan Mahakam ke Kilang Balikpapan
“Ke depan saya berharap kontribusi PHI akan lebih terlihat lagi, terutama untuk mengantisipasi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yang sedang berjalan,” katanya.
Melalui proyek SMGS to RU V ini, gas dialirkan dari anjungan Jempang Metulang 1 (JM-1) yang dioperasikan oleh PHM, menuju ke anjungan Sepinggan-P (SPG-P) yang dioperasikan oleh PHKT, menggunakan pipa penyalur 10 inchi sepanjang 6,5 km dan fasilitas penerima dengan kapasitas maksimum 28 MMscfd, untuk kemudian diteruskan ke kilang Pertamina RU V di Balikpapan.
Dengan tambahan pasokan gas dari WK Mahakam ini, biaya operasi Kilang RU-V Balikpapan akan turun hingga 12 juta USD/tahun (dengan asumsi pemenuhan kebutuhan gas 47 MMscfd), serta menurunkan pula biaya untuk bahan bakar dan flare mencapai USD 3 juta /tahun. PHM pun diuntungkan karena mendapat harga penjualan gas domestik yang lebih baik.
Proyek SMGS to RU V diputuskan dalam rapat SKK Migas dan Pertamina pada 27 Juli 2018, sebagai sebuah strategi untuk memenuhi kebutuhan gas Kilang Pertamina RU V Balikpapan, dimana PHM dan PHKT akan memasok kebutuhan gas RU V eksisting sebesar 50 MMscfd mulai Januari 2021.


