PPDB DKI Jakarta, KPAI Ungkap Sejumlah Masalah
Retno menyampaikan, petugas pelayanan kemudian dengan sabar menjelaskan bahwa orangtua CPDB tidak perlu khawatir, dan diminta untuk menunggu saja, jadi ketika nama CPDB tergeser tidak diterima di sekolah tujuan yang dipilih tadi, maka CPDB bisa memilih kembali sekolah lain yang memiliki peluang diterima.
“Prinsipnya, selama masih belum diterima, maka CPDB masih bisa memilih sekolah lain”, pungkas Retno.
Selain itu, KPAI hingga 13 Juni 2022 mengaku baru menerima dua pengaduan masyarakat. Aduan pertama yang masuk adalah terkait jalur perpindahan orangtua dari Batam ke Jakarta yang masa perpindahannya baru Januari 2022.
KPAI juga hingga kini mengaku terus melakukan pengawasan ke posko PPDB yang terletak di SMAN 13, SMAN 73 Jakarta, dan SMPN 30 Jakarta, juga Posko PPDB Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara Wilayah 2 dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Beberapa posko dinilai sepi dan yang hadir mayoritas adalah orangtua peserta didik kelas 9 SMP dan orangtua CPDB yang menanyakan informasi soal jalur prestasi dan perpindahan sekolah dari luar Jakarta.
Retno mengungkap, hasil pengawasan menunjukkan pelaksanaan PPDB berjalan lancar, kepadatan pendaftar dalam sistem online hanya berlangsung sekitar pukul 08.00 sampai dengan 10.00 WIB.
Server memang sudah dipersiapkan dengan baik, namun juga karena inovasi Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk membagi waktu pendaftaran, misalnya aktivasi akun yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Namun demikian, para orangtua CPDB banyak yang datang ke Posko PPDB Sudin Pendidikan Jakarta Utara wilayah 2 maupun Posko Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan dengan permasalahan dominan yaitu ganti password lantaran mayoritas orangtua CPDB lupa password saat aktivasi akun”, ujar Retno
