Produksi Jarum Suntik RNI untuk Vaksin Capai 37 Juta Pcs
BUMNINC.COM I Selama masa vaksinasi nasional 2021, PT Rajawali Nusantara Indonesia atau RNI melalui anak usahanya PT Mitra Rajawali Banjaran membukukan produksi jarum suntik hingga mencapai 37 juta Alat Suntik Sekali Pakai (ASSP) sampai dengan April 2021.
Direktur Utama PT RNI, Arief Prasetyo Adi menjelaskan sebagai upaya mendukung Pemerintah dalam program vaksinasi covid, RNI telah mempersiapkan pengadaan jarum suntik sejak tahun 2020 lalu dan terdapat peningkatan signifikan permintaan produksi jarum suntik hingga mencapai 36.775.000 pcs ditahun 2020, ditambah produksi sampai dengan April 2021 tercatat berkisar 665 ribu pcs.
“Di tahun 2020 permintaan produksi jarum suntik meningkat hingga 55% produksi jarum suntik atau ASSP dari realisasi tahun sebelumnya yakni dari 23.647 pcs meningkat menjadi 36.775 pcs,” Jelas Arief. Peningkatan ini tentunya untuk persiapan pemenuhan kebutuhan vaksin covid tahun 2021,” ujarnya, Minggu (16/5/21).
Berdasarkan laman resmi Satgas Covid-19 per 15 Mei 2021, data vaksinasi Pertama di Indonesia telah mencapai 13.721.627 orang yang sudah melakukan vaksin sedangkan jumlah vaksinasi kedua berkisar 8.954.300 orang. Sesuai dasboard resmi Kementerian kesehatan RI, sasaran jumlah vaksin pertama dan kedua ditargetkan mencapai 40,349,049 orang meliputi tenaga kesehatan, lanjut usia dan petugas publik.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, saat ini sejumlah negara produsen vaksin covid-19 memutuskan untuk membatasi ekspor komoditas dan salah satu upayanya adalah dengan cara pengadaan vaksin Covid -19 dalam negeri. Hal yang perlu diperhatikan Pemerintah selain ketersediaan vaksin adalah penyediaan jarum suntik didalam negeri mengingat kebutuhan ditahun 2021 akan sangat tinggi. Salah satu pemenuhannya dapat melibatkan perusahaan pelat merah BUMN.
Menanggapi hal itu, Arief menilai untuk mengakomodir kebutuhan vaksin dengan jumlah target tersebut RNI melalui anak usahanya mampu penuhi pengadaan jarum suntik untuk vaksin covid, sehingga diharapkan tidak ada krisis jarum suntik dalam pemenuhan vaksin secara nasional.
Bahkan Ia menargetkan sampai dengan akhir tahun 2021 nanti RNI akan memproduksi jarum suntik hingga 80 – 100 juta pcs ASSP untuk kebutuhan alat kesehatan dibeberapa rumah sakit maupun untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi covid.







