Prospek dan Tantangan Indonesia Battery Corporation
Hyundai telah menyatakan ketertarikan untuk investasi EV di Indonesia dan meyatakan komitmen investasi sebesar $ 1.55 milyar sampai dengan 2030. Hyundai bisa menjadikan Indonesia sebagai basis bagi produksi EV untuk market ASEAN dan regional lainnya. Posisi ini penting bagi Indonesia setelah manufaktur otomotif Jepang seperti Toyota, Nissan lebih memprioritaskan Thailand sebagai basis bagi produksi EV nya.
Seluruh proses pembangunan ekosistem di industry EV ini tentu cukup kompleks dan butuh dukungan seluruh komponen bangsa. Kolaborasi triple helix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha dan perguruan tinggi saja mungkin sudah tidak memadai, sehingga harus melibatkan masyarakat dan media masa sebagai komponen penting lainnya (penta helix).
Beberapa komponen penting harus diprioritaskan, misal : roadmap pengembangan bisnis ini harus clear dan comprehensive; dana riset pemerintah dan dunia usaha yang relatif kecil harus ditingkatkan signifikan ; regulasi yang sudah diatur dengan omnibus law harus dikawal baik, sehingga tingkat kepercayaan investor bisa ditingkatkan.
Kita berharap pengembangan EV di Indonesia ini berjalan lancar dan dapat menjadi salah satu motor baru pengembangan ekonomi nasional pasca pandemi Semoga.
Toto Pranoto (Dewan Pakar BUMNINC.COM)[]


