PTBA Raih Proper Emas Atas Inovasi di Bidang Lingkungan Hidup
- Inovasi pada pemakaian energi
Pelabuhan Tarahan telah melakukan modifikasi peralatan eksisting dengan cara elektrifikasi vibrating screen yang berdampak pada kenaikan loading rate dari sebelumnya 2.270 ton/jam menjadi 2.592 ton/jam sehingga waktu operasi menjadi lebih kecil dan berdampak pada konsumsi energi listrik dengan penurunan sebesar 17 persen atau senilai 3.070,26 GJoule setara Rp1,3 miliar.
- Inovasi pada pemakaian air
Dengan pembuatan dust foging system untuk sistem sprayer pengendali debu berdasarkan sensor keberadaan gerbong kereta api untuk efisiensi penggunaan air.
- Dalam bidang keanekaragaman hayati
Pelabuhan Tarahan berpartisipasi dalam pelestarian fauna berupa perlindungan hewan langka berupa penangkaran burung dengan spesies burung Jalak Bali dan burung Kakak Tua Jambul Kuning.
- Inovasi dalam bidang CSR
Perseroan melakukan program hilirisasi bambu, di mana dilakukan peanaman bibit bambu sebanyak sepuluh ribu pohon yang tersebar di berbagai lokasi. Hilirisasi juga dilakukan dengan pembuatan cuka bambu yang bisa dimanfaatkan untuk sektor pertanian sekaligus menjadi produk cairan desinfektan yang diperlukan dalam memerangi wabah COVID-19.
Proper tak sekedar kewajiban memenuhi regulasi, tapi juga motivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja dan mewujudkan komitmen menjadi perusahaan energi berkinerja unggul.
Proper juga wujud ketersinambungan kerja sama PTBA dengan para pemangku kepentingan secara berkelanjutan dan berdampak positif bagi kedua belah pihak. Mulai dari hubungan dengan pemerintah daerah, masyarakat sekitar wilayah operasional, dan pihak lainnya dengan program CSR yang menekankan community development. []
