Refleksi dan Harapan Kinerja BUMN 2022
Sementara laba BUMN di 2020 hanya mencapai Rp39 triliun, merosot tajam dibandingkan laba tahun 2019 yang mencapai Rp165 triliun. Laporan semester 1 tahun 2021 menunjukan pencapaian laba BUMN mencapai Rp26,3 triliun atau lebih tinggi 360 persen dibanding periode sama tahun 2020. Faktor pendorong kenaikan laba ini tentu didorong oleh membaiknya harga komoditas dunia (pertambangan), meningkatnya kinerja sektor energi dan kesehatan.
Melihat kenaikan laba signifikan di semester satu tahun 2021 ini memang patut disyukuri. Tetapi jangan lupa penurunan laba BUMN di 2020 cukup dalam dibandingkan 2019. Delta penurunan laba di 2020 masih lebih tinggi dibandingkan delta pertumbuhan laba di semester satu tahun 2021. Artinya perlu Langkah lebih keras untuk recovery BUMN menuju situasi pada era sebelum pandemi.
Lima Prioritas Pemulihan BUMN
Beberapa catatan penting atas kinerja BUMN yang belum sepenuhnya pulih ini patut diperhatikan. Pertama tentu terkait penanganan beberapa BUMN strategis yang terus merugi sampai dengan 2021 ini.
