SKK Migas Fasilitasi Pabrikan Lokal Pasok Industri Hulu Migas
Sementara itu, Vice President SKK Migas Erwin Suryadi yang juga merupakan Ketua Umum Forum Kapnas III 2023 mengatakan, melalui Forum Kapasitas Nasional, SKK Migas dan KKKS akan terus memperkuat peran para pelaku usaha lokal dalam aktivitas hulu migas di Tanah Air.
Menurutnya, SKK Migas berkepentingan mengembangkan industri hulu migas di Tanah Air untuk mendukung visi produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030.
Komitmen ini tidak berhenti sekadar memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun juga mempromosikan kemampuan industri lokal, termasuk kelompok usaha kecil dan menengah sebagai penunjang hulu migas.
“Dengan meningkatnya kapasitas para pelaku usaha lokal dalam aktivitas hulu migas, maka peluang mereka untuk terlibat dalam pengembangan IKN juga semakin besar. Di sini kita kembali merasakan multiplier effect industri hulu migas di berbagai sektor,” ungkapnya.
SKK Migas mencatat, sepanjang tahun 2022, nilai pengadaan barang dan jasa industri hulu migas nasional mencapai 6,1 miliar dolar AS dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai 3,7 miliar dolar AS atau 64,75 persen. Capaian ini berada di atas target TKDN yang ditetapkan yakni 57 persen.
Forum Kapasitas Nasional Area Kalsul di Balikpapan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Forum Kapasitas Nasional III 2023, yang puncaknya akan diadakan di Jakarta.
Sebelumnya, forum serupa telah dilaksanakan di Area Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara (Jabanusa) pada bulan Mei, serta Area Papua dan Maluku (Pamalu) pada Juni kemarin.
Dalam waktu dekat, Forum Kapasitas Nasional juga akan digelar di Area Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) serta Area Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Semua kegiatan tersebut menampilkan keunggulan UMKM binaan SKK Migas dan KKKS di wilayah operasi masing-masing.


