Sucofindo Dukung Pembangunan Ekonomi Hijau di Kalimantan Barat
Selain itu, dalam aspek kelestarian lingkungan, perusahaan tersebut menyediakan layanan jasa Verifikasi dan Validasi (VV) terhadap pernyataan emisi gas rumah kaca.
“Perusahaan kini bisa memastikan statement (pernyataan) emisi gas rumah kaca yang akan dikomunikasikan kepada eksternal serta informasi lingkungan lain, seperti pengelolaan sampah, air, dan beberapa informasi lingkungan lain,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala PT Sucofindo Cabang Pontianak Paolo Manurung menuturkan selain optimalisasi di sektor pertambangan, pihaknya juga bisa mendukung potensi wilayah Kalimantan Barat dengan layanan di sektor perkebunan, pertanian, dan lingkungan.
“Laboratorium kami juga dilengkapi dengan fasilitas uji di sektor lingkungan, perkebunan dan pertanian,” ujarnya.
Pihaknya juga mendukung pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan layanan uji sertifikasi halal.
Saat ini, PT Sucofindo Cabang Pontianak memiliki unit layanan di Kendawangan, Ketapang di Kalimantan Barat dan Pangkalan Bun di Kalimantan Tengah.
“Dan akan direncanakan membuka unit operasional baru yang berada di daerah Kijing. Site Kijing memiliki proyeksi menjadi pusat smelter, aspal, ekspor minyak sawit mentah (CPO), bauksit dan transshipment bahan bakar,” kata Paolo.
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji berharap PT Sucofindo dapat mempertahankan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, yang mampu membantu mobilitas pelaku usaha secara efisien di wilayah Kalimantan Barat dan ikut mewujudkan ekonomi hijau di provinsi tersebut.
“Implementasi green economy (ekonomi hijau) sangat penting diterapkan untuk menjaga lingkungan. Saya harap Sucofindo bisa mensosialisasikan kepada pelaku usaha,” ujarnya.

