Tiga Alasan Perusahaan BUMN Sulit Go Publik
BUMNINC.COM I Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyiapkan 12 BUMN untuk melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dalam kurun tahun 2021 sampai 2023.
Erick menjelaskan, BUMN yang akan IPO termasuk anak dan cucu perusahaan. BUMN tersebut di antaranya, anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk yakni PT Adhi Persada Gedung (APG), PT Adhi Commuter Properti (ACP), PT Adhi Persada Beton (APB). Perseroan sudah merencanakan IPO anak usaha sejak 2019, hanya saja tertunda akibat pandemi COVID-19.
Selain itu, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) juga berencana melakukan IPO anak usaha, PT Wijaya Karya Realty, namun harus ditunda menunggu pembentukan sub holding BUMN perhotelan.
Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yakni PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) rencananya juga akan IPO.
