Wamen BUMN: Merger Citilink Masih Tunggu Kesehatan Garuda
Sejak pertengahan 2023 Garuda Indonesia juga mulai merealisasikan proses delivery lima armada narrow body secara bertahap. Di sisi lain, optimalisasi jaringan penerbangan akan terus dilaksanakan melalui peningkatan frekuensi penerbangan pada berbagai rute berkinerja positif.
Namun demikian, Kartika menyebut bahwa ekuitas negatif dari Garuda masih perlu untuk dibenahi.
“Karena kalau negative equity kan sulit untuk mendapat leasing ke depan, itu yang kita rapihkan supaya negative equity-nya bisa berkurang,” ujar Kartika.
Kartika mengatakan, belum dapat memastikan waktu tepat proses merger dapat berjalan. Menurutnya, apabila ekuitas negatifnya menunjukkan penurunan maka akhir 2023 dapat dilaksanakan dan mulai berjalan pada kuartal I 2024.
