WHO: Omicron Mengganas, Kaji Ulang Penanganan Covod-19
BUMNINC.COM I —Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta seluruh pemerintahan untuk mengkaji kembali tanggapan nasional terhadap Covid-19 dan mempercepat program vaksinasi untuk mengatasi Omicron meskipun masih terlalu dini untuk mengatakan seberapa baik suntikan yang ada akan melindungi diri dari varian baru itu.
Penyebaran global varian baru itu menunjukkan akan berdampak besar pada penanganan pandemi Covid-19.
Karena itu perlu antisipasi untuk menahannya sekarang sebelum lebih banyak pasien Omicron dirawat di rumah sakit, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (9/12).
“Kami meminta semua negara untuk meningkatkan pengawasan, pengujian, dan pengurutan,” katanya dalam jumpa pers. Dia menambahkan bahwa rasa berpuas diri hanya akan menelan korban jiwa.
Sedangkan Direktur Kdaruratan WHO, Mike Ryan mengatakan bahwa karena varian tersebut lebih mudah menyebar maka upaya harus digandakan untuk memutus rantai penularan.
WHO mencatat bukti awal dari efektivitas BioNTech dan Pfizer terhadap Omicron.
Perusahaan Jerman dan AS itu menyatakan kemarin bahwa tiga suntikan vaksin Covid-19 mereka mampu menetralkan varian Omicron baru dalam tes laboratorium, sementara dua dosis menghasilkan antibodi penetralisir yang lebih rendah dengan faktor 25.
Memperingatkan agar tidak salah menarik kesimpulan dari hasil tes, kepala ilmuwan WHO, Swaminathan mengatakan terlalu dini untuk mengatakan apakah pengurangan antibodi penetralisir berarti suntikan itu kurang efektif.
