Ali Charisma, Ubah Industri Fashion yang Polutan Menjadi Ramah Lingkungan dan Berkemanusiaan
Bagaimana memulainya?
Saya tidak ingin mengklaim diri sendiri sebagai pelopor sustainability di industri fashion, tapi setidaknya saya berusaha menjadi lebih baik.
Dengan konsep ini, saya melahirkan sebuah brand yang sangat terjangkau dengan menggunakan bahan serat alam yang ramah lingkungan. Secara umum DNA bisnis saya, saya ubah menjadi konsep sustainable. Jadi pola pandang, cara produksi, dan gaya hidup saya ikut berubah selama pandemi ini. Karena konsep sustainable ini tidak akan berjalan dengan baik kalau gaya hidup kita tidak menyesuaikan.
Kesadaran akan konsep ini sudah digulirkan ke anggota IFC?
Kami benar-benar menggerakkan anggota untuk menjalankan konsep sustainability. Bahkan kami juga mengajak mitra, seperti melalui kerja sama dengan pemerintah atau stakeholder lain lewat event atau program yang kami jalankan dengan mereka, selalu kami masukkan program sustainability. Meskipun belum 100 persen go green, tapi kita harus mulai dari suatu titik. Sekecil apapun usaha kita pasti penting.
