BUMNINC
  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind
Cover Stories 10 Desember 2021 11:22 6232

Ali Charisma, Ubah Industri Fashion yang Polutan Menjadi Ramah Lingkungan dan Berkemanusiaan

Desainer dan Chairman Indonesia Fashion Chamber, Ali Kharisma.

Jadi 2022 arah industri fashion ke sana?

Betul. Ini sebenarnya dampak ekonominya akan sangat bagus ke industri fashion. Karena di dalam konsep sustainable kita harus mengenal siapa yang membuat produk kita, artinya kita mengajak orang untuk membeli produk lokal.

Kita tidak boleh over consume, tapi belilah produk yang berkualitas bagus supaya tahan lama. Ini juga mengajarkan ke pelaku untuk membuat produk lokal yang kualitasnya keren, tahan lama, tapi konsumen masih mau beli.

Karena di konsep sustainable kita juga tidak boleh menekan harga di bawah standar. Artinya kalau memang ongkos tinggi ya harganya harus tinggi. Misalnya tenun yang harus dikerjakan berbulan-bulan, memang hanya selembar kain, tapi prosesnya yang membuat kain itu punya value dan mahal.

Nah bagaimana ini bisa diapresiasi, memang perlu pemetaan dan mengetahui perilaku konsumen, sehingga yang target pasarnya tepat. Artinya produk lokal tidak mahal kalau kita tahu prosesnya. Dan akhirnya produk yang sebenarnya murah tapi dijual mahal akan tumbang dengan sendirinya, karena konsumen tidak bisa dibodohi lagi.

Jadi baik konsumen maupun produsen punya tanggung jawab yang sama?

Ya. Di tahun 2000-an industri fashion menjadi sangat polutan karena produksinya berlebihan. Di tahun era itu brand fashion luar negeri meramaikan pasar Indonesia. Mereka menghadirkan tren fashion terbaru dengan sangat cepat yang membuat orang belanja berlebihan.

Harganya memang murah, tapi konsumen mesti cari tahu, apakah gaji pekerjanya makin murah, tidak. Lalu apakah bahan baku makin murah, jelas tidak.

Baiknya harga memang makin murah, tapi apakah gaji pekerja makin murah? tidak, apakah bahan baku makin murah? ya tidak juga. Lalu bagaimana bisa mereka menekan harga menjadi lebih murah?

Bisa jadi proses produksinya melibatkan anak di bawah umur, atau tempat kerja tidak kondusif untuk pekerjanya sehingga cost produksi murah. Nah, ini yang mesti di-kepo in sama konsumen.

Lalu bagaimana dengan industri fashion muslim?

Saya pribadi khawatir kemajuan industri fashion muslim Indonesia akan mendukung munculnya fast fashion. Karena mayoritas konsumen menengah ke bawah yang konsumsinya berlebihan. Apalagi kerudung dan produk hijab kita mayoritas menggunakan bahan sintetis yang tidak ramah lingkungan. Yang perlu diketahui, produk sandang itu bukan sekadar penutup atau pelindung tubuh, tapi menyangkut aspek sosial, budaya, dan banyak lagi yang perlu diperhatikan.

  • Baca Lagi
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • Baca Semua
NEWS UPDATE
  • ...
    INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • ...
    Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • ...
    INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • ...
    INC Updates 19 Agustus 2026 17:35
    Pertamina Papua gelar tebus murah bapok bantu korban gempa NTT
  • INC Updates 19 Agustus 2026 17:35
    Pertamina Papua gelar tebus murah bapok bantu korban gempa NTT
  • ...
    INC Updates 19 Agustus 2026 17:32
    Di hadapan wisudawan IPB, Wamenkop ajak generasi muda lirik koperasi
  • INC Updates 19 Agustus 2026 17:32
    Di hadapan wisudawan IPB, Wamenkop ajak generasi muda lirik koperasi
POPULAR NEWS
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • ...
    INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • ...
    Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • ...
    INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • ...
    Editorial 13 Agustus 2026 13:00
    Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
  • Editorial 13 Agustus 2026 13:00
    Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
  • ...
    INC Updates 13 Agustus 2026 13:46
    Perum Bulog catat serapan beras capai angka 3,4 juta ton
  • INC Updates 13 Agustus 2026 13:46
    Perum Bulog catat serapan beras capai angka 3,4 juta ton
Artikel Terkait
#CEOMind 13 Desember 2021 17:44
Sustainable Fashion Kiblat Industri Fashion Indonesia 2022
INC Updates 10 Desember 2021 12:30
Industri Fashion Muslim Tanah Air Jangan Terjebak Fenomena Fast Fashion
BUMNINC TUBE
BUMNINC Tube 01 Agustus 2026 19:03
Jamkrindo Dan LEMHANAS RI Dukung Pembangunan Ekonomi Nasional Melalui Ekosistem Penjaminan

© Copyright 2020-2026, BUMNINC.com. All Right Reserved.

© Copyright 2020-2026

BUMNINC. All Right Reserved.

  • PENGANTAR REDAKSI
  • Tentang BUMNINC.com
  • TIM BUMNINC.com
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind