Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ini Sebabnya
Pada September, pungutan non-pajak telah melampaui perkiraan yang dianggarkan, memberikan dorongan untuk perhitungan pendapatan secara keseluruhan, dan dengan demikian membantu mengatasi penyimpangan pengeluaran dari yang dianggarkan. Pendapatan bukan pajak telah melampaui perkiraan yang dianggarkan, memberikan dorongan pada perhitungan pendapatan secara keseluruhan, dan dengan demikian membantu mengatasi penyimpangan pengeluaran.
Perkembangan fiskal sejak awal tahun (year to date/ytd) memperkuat ekspektasi kami bahwa defisit fiskal 2021 akan lebih baik, sebesar 5% dari PDB vs 5,7% yang dianggarkan dan perkiraan terbaru pemerintah sebesar 5,25%. Selain itu, untuk 2022, kami memperkirakan defisit akan lebih kecil menjadi 4,5% dari PDB vs 4,85%, mengandalkan optimisme pendapatan karena kenaikan pajak yang akan datang dan laju pengeluaran, yang moderat.[]
