BUMN dan Asing Targetkan Tahun Depan Capai Kesepakatan Bisnis Baterai Kendaraan Listrik
Dalam pembentukan sub holding industri baterai, Menteri BUMN telah menunjuk Komisaris Utama MIND ID sebagai pelaksana untuk persiapan masuk ke industri baterai listrik. “Kami juga terbuka untuk mitra domestik maupun asing masuk ke dalam JV (joint venture) dan JV tersebut dapat dibentuk pada mitra dengan tiap nilai rantai atau value chain dari industri baterai yang terintegrasi sejak tambang sampai baterai,” kata dia.
Ada pun dua metode untuk JV boleh diajukan secara langsung oleh BUMN atau secara langsung anak perusahaan oleh BUMN dengan IBH. Sementara itu, Direktur Utama Antam Dana Amin mengatakan proses negosiasi dengan investor baterai listrik global terus berlangsung dan membutuhkan dukungan dari semua pihak.
Harapannya, pada awal tahun depan bisa ada progres kesepakatan yang signfikan bagi pengembangan baterai kendaraan listrik itu. Antam sendiri, lanjut Dana, akan memasok bahan baku dalam industri baterai kendaraan listrik.
“JV dengan investor baterai ini memang dimulai dengan kepemilikan aset tambang nikel yang ada di Antam. Aset-aset tambang nikel yang dimiliki Antam cukup untuk kita gunakan untuk membawa Indonesia masuk ke industri baru yang kita sebit industri mobil listrik dunia,” tutur Dana.[]
