Dirut PT RNI Lakukan Penanaman Padi di Subang
Adapun total potensi gabah kering panen (GKP) yang dapat dihasilkan sekitar 6 ribu ton dan total potensi produksi beras sekitar 3 ribu ton. Ia menambahkan, varietas padi yang dikembangkan di lahan tersebut diantaranya Ciherang, Mekongga, Situ Bagendit, dan Sintanur
Hal ini dilakukan untuk memastikan keterserapan gabah petani dan mendukung ketersediaan stok beras nasional. Kerja sama ini juga ditandai denga penanaman perdana di lahan sawah sinergi SHS dan FS seluas 1.000 hektare di Kawasan Pertanian SHS.
Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan penyerapan gabah yang diproduksi SHS.
Dengan keberadaan FS sebagai standby buyer, gabah yang diproduksi dari lahan pertanian SHS dapat langsung terserap sehingga beras bisa segera didistribusikan untuk mengisi ketersediaan stok di pasaran.
“SHS sebagai perusahaan perbenihan yang memiliki produk pertanian berupa gabah dan FS perusahaan yang kuat di sektor hilir dengan berbagai produk pangan unggulannya,” katanya.
Arief brujar, RNI sangat mendukung kerja sama antara SHS dengan FS, mengingat kedua perusahaan memiliki aktivitas bisnis yang saling melengkapi.[]








