Harga Preferensi CPO Menguat, Bea Keluar Januari 2021 Menjadi US$ 74 Per Metrik
BUMNINC.COM | Kementrian Perdagangan (Kemendag) belum lama ini, menaikkan nilai harga bea keluar (BK) crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah. BK CPO untuk Januari 2021 merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan No. 166/PMK.010/2020 sebesar US$ 74/MT. Nilai tersebut jauh meningkat dari BK CPO untuk periode Desember 2020 sebesar US$ 33/MT.
“Saat ini harga preferensi CPO telah melampaui ambang US$750 per metrik ton. Untuk itu, pemerintah mengenakan bea keluar CPO sebesar US$ 74 per metrik ton untuk periode Januari 2021,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Didi Sumedi di Jakarta, dilansir wartaekonomi.co.id, pada Selasa (7/1/2021).
Peningkatan harga referensi CPO disebabkan terus menguatnya harga internasional. Sementara Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao mulai meningkat setelah mengalami penurunan sejak November 2020. Selain itu, harga preferensi biji kakao pada Januari 2021 sebesar US$ 2.637,93 per metrik ton atau naik 9,89 persen (US$ 237,35 ) dari bulan sebelumnya, yaitu sebesar US$ 2.400,58 per metrik ton.
Hal itu berdampak pada kenaikan HPE biji kakao yang juga naik US$ 231 (10,92 persen) dari US$ 2.116 per metrik ton pada Desember 2020 menjadi US$ 2.347 per metrik ton pada Januari 2021.
Ekspor Potensial
