Harga Preferensi CPO Menguat, Bea Keluar Januari 2021 Menjadi US$ 74 Per Metrik
Negara-negara di Afrika masih menjadi salah satu negara importir CPO tertinggi dari Indonesia. Afrika selatan menjadi bidikan. Sepanjang 2019, minyak kelapa sawit tercatat menyumbang 54 persen terhadap pangsa impor dan minyak di kawasan Afrika Selatan.
Sejak tahun 2011 lalu, Afrika Selatan telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia di wilayah benua Afrika, dengan pangsa pasar mencapai 22 persen dari total perdagangan Indonesia dan Afrika. Meskipun Afrika Selatan juga menjadi salah satu produsen minyak bunga matahari (sunflower oil) dan minyak kedelai (soybean oil), pesona minyak sawit di kawasan tersebut tidak akan pernah hilang.
Data mencatat, Afrika Selatan mampu memproduksi minyak bunga matahari dan minyak kedelai berturut-turut pada 2019 sebesar 256 ribu ton dan 222 ribu ton. Namun, konsumsi minyak nabati di wilayah tersebut lebih tinggi dibandingkan produksinya sehingga kekurangan pasokan harus dipenuhi dengan mengimpor minyak nabati dari Uni Emirat, Argentina, hingga Indonesia dan Malaysia.
Selanjutnya adalah Pakistan, yang sejak 2013 menyepakati Indonesia-Pakistan Preferential Trade Agreement (IPPTA). Tahun 2019, pangsa pasar ekspor sawit Indonesia yang menembus Pakistan mencapai 7,9 persen.
