Ini yang Akan Dilakukan PTPP dan Waskita Tanggapi 25 Proyek KPBU
BUMNINC.COM | Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan terdapat 25 proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yang siap dilelang pada 2021. Total nilai proyek itu mencapai Rp286,8 triliun.
Mayoritas proyek KPBU siap lelang berada di subsektor jalan dan jembatan. Selain itu, terdapat beberapa pekerjaan lainnya seperti proyek konstruksi rumah susun, konstruksi bendungan, dan sistem penyediaan air minum (SPAM).
Peluang lelang proyek KPBU itu tidak dilewatkan oleh sejumlah emiten badan usaha milik negara (BUMN) karya. Beberapa perseroan konstruksi pelat merah sudah tancap gas mengejar peluang kontrak dari jenis proyek tersebut.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), menyatakan akan membidik proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha yang sesuai dengan kompetensi perseroan.
Sekretaris Perusahaan PP Yuyus Juarsa mengatakan emiten berkode saham PTPP itu akan fokus kepada bidang investasi yang menjadi keunggulan dan fokus perseroan. Beberapa proyek yang menjadi spesialisasi perseroan antara lain bidang sumber daya alam (SDA), pelabuhan, jalan tol, dan pembangkit listrik.
“Untuk proyek KPBU yang sudah dirilis oleh pemerintah, PTPP sudah menyatakan minat untuk berinvestasi dalam bidang SDA, jalan, dan jembatan,” jelasnya dikutip dari Bisnis, pada Kamis (4/2/2021).
Secara detail, Yuyus menjelaskan bahwa PTPP membidik Bendungan Meangun dan SPAM Juanda di bidang SDA. Untuk bidang jalan dan jembatan, emiten BUMN karya itu mengincar Jalan Tol Mamminasata, Jalan Tol Semanan — Balaraja, Jembatan Batam — Bingan, Jalan Tol Demak — Tuban, dan Jalan Tol Tulungagung — Kepanjen.
“PTPP menargetkan perolehan kontrak baru pada 2021 senilai Rp30 triliun atau meningkat sekitar 35 persen terhadap realiasasi kontrak baru 2020 yaitu sebesar Rp22 triliun,” imbuhnya.
Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Ratna Ningrum mengatakan perseroan telah beberapa kali berpartisipasi dalam tender proyek KPBU. Jenis pekerjaan itu menurutnya akan tetap menjadi salah satu prioritas dalam pencapaian target kontrak baru.
Ratna mengungkapkan proyek incaran emiten berkode saham WSKT itu terutama yang telah menjadi core competence dan sejalan dengan bisnis inti anak usaha. Sampai dengan akhir Februari 2021, Waskita menargetkan beberapa proyek yang sedang proses evaluasi lelang.
“Ini dapat menjadi potensi realisasi kontrak baru pada akhir bulan ini dari beberapa sektor building, railways, port and water senilai Rp1,5 triliun,” jelasnya.

