Kemenkop Kembangkan Kapasitas 30 Usaha Mikro Penyandang Disabilitas
Menurut Novieta, Kota Tangerang Selatan memiliki potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang luar biasa sehingga berkontribusi untuk mendukung pergerakan ekonomi Banten.
“Karena itu, kita perlu meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan pelaku usaha di sektor fesyen khususnya bagi penyandang disabilitas di Kota Tangerang,” ucapnya.
Program pelatihan itu merupakan sinergi antara Kemenkop, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, dan Yayasan Permata Hatiku yang dilakukan dengan pendekatan literasi, pelatihan, dan pendampingan nan bersifat vokasi dan kompetensi.
Novieta menyampaikan bahwa para penyandang disabilitas sekalipun memiliki peluang yang sama untuk dapat mandiri dan menjadi wirausaha. Pihaknya disebut siap membantu mereka melalui dukungan pelatihan keterampilan, model bisnis, pembiayaan, dan digitalisasi pasar.
Melalui program ini,diharapkan penyandang disabilitas diberikan jalan agar mereka bisa berusaha lebih baik dan menjadi bagian terintegrasi dalam ekonomi Indonesia khususnya untuk UMKM.
“Saya harapkan melalui kegiatan ini para peserta dapat membangun jejaring/kolaborasi bisnis dengan para peserta lain. Jangan menyerah, tetap ikhtiar dalam kreativitas dan inovasi bisnis,” ujar dia
