Mendag Kecewa Uni Eropa Gugat Kebijakan Larangan Ekspor Nikel Indonesia
BUMNINC.COM | Beredar kabar Uni Eropa akan menggugat kebijakan larangan ekspor ore nikel yang ditetapkan pemerintah Indonesia.
Uni Eropa menganggap kebijakan larangan ekspor nikel mengganggu produktivitas industri stainless steel mereka yang melibatkan 30 ribu pekerja langsung dan 200 ribu pekerja tidak langsung.
Diketahu bahwa, gugatan itu mengarah pada Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara. Peraturan tersebut, menetapkan larangan ekspor bijih nikel per 1 Januari 2020.
Jadwal pelarangan ini lebih cepat dua tahun dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang perubahan keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yang memperbolehkan ekspor tersebut hingga 2022.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, mengatakan, Indonesia siap menghadapi gugatan tersebut. Karena menurutnya, Indonesia tengah melakukan pemanfaatan sumber daya alam secara maksimal dengan melakukan hilirisasi produk-produk pertambangan.
Menurut Lutfi, Indonesia baru mendapatkan notifikasi bahwa Uni Eropa tetap akan melanjutkan proses sengketa ke Organisasi Perdagangan Internasional (WTO).
“Tentunya sebagai negara hukum, negara demokrasi, negara yang menjunjung tinggi hukum, Indonesia dengan berat hati akan melayani tuntutan tersebut,” ujar Lutfi dalam konferensi pers, Jumat (15/1/2020).
Masih menurut Lutfi, bahwa pemerintah berkeyakinan aturan-aturan yang dikerjakan itu untuk menjaga sumber daya alam agar menjadi baik.
Lutfi pun mengatakan Indonesia akan mendalami dan mempelajari lebih lanjut apa yang dituntut oleh Uni Eropa. Menurutnya, Indonesia pun akan mengikuti proses sengketa ini dengan aturan yang sudah disepakati.
“Kita pastikan bahwa kami akan mempelajari apa saja yang dituntut Uni Eropa dan kami akan ikut proses tuntutan ini sesuai dengan aturan yang sudah kita sepakati,” tandasnya.

