Pos Indonesia Siapkan 4.500 Kantor Buat Logistik Pemilu Hingga ke 3T
“Kalau untuk yang untung, keluar, tidak disubsidi tapi yang rugi yang masih remote itu ada subsidi Rp350 miliar untuk subsidi kantor cabang yang tidak ada pesaing dan satu-satunya keberadaan pos mewakili Indonesia hadir,” ujarnya pula.
Lebih lanjut Faizal menyampaikan bahwa Komisi Pemilihan Umum telah membagi distribusi logistik Pemilu 2024 menjadi 9 paket dengan rincian 8 paket di domestik dan 1 paket ke 128 negara di berbagai titik di dunia. Untuk 8 paket domestik, seluruhnya berada dalam 1 area atau provinsi yang berdekatan. Namun, khusus untuk paket 3 terdiri dari berbagai area, yakni DKI Jakarta, Banten, dan seluruh Papua.
“Tentu saja kami dari BUMN akan mengikuti semua paket ini di klaster logistik,” ujarnya pula.
Adapun sebelumnya Pos Indonesia resmi ditunjuk sebagai partner resmi atau verified vendor logistik pemilu untuk kiriman domestik dan internasional pada Pemilu 2004 dan 2009.
Sedangkan pada Pemilu 2014 dan 2019, Pos Indonesia berkontribusi dalam logistik untuk beberapa kiriman domestik dan internasional.
