PT PPI Bukukan Laba Rp113,2 miliar, Efisiensi dan SDM Menjadi Strategi
BUMNINC.COM I Perusahaan pelat merah, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menargetkan keuntungan sebesar Rp113,2 miliar dari hasil menjalankan bisnis badan usaha milik negara sektor perdagangan tersebut sepanjang tahun 2020.
Menurut Direktur Keuangan SDM dan Umum PT PPI, Kindy Rinaldy Syahrir pada Jumat (20/11/2020) menjelaskan, untuk tahun 2020 PPI membukukan keuntungan atau laba sebesar Rp113,2 miliar dengan perputaran omzet hingga mencapai Rp2,9 trilliun sampai akhir tahun.
“Sementara hingga bulan September 2020, perusahaan perdagangan andalan Indonesia tersebut sudah mencatatkan omzet sebesar Rp1,6 trilliun dengan laba atau keuntungan yang sudah dicatatkan sebesar Rp62 miliar,” imbuh Kindy yang memberi keterangan usai acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor dan Gudang PT PPI Cabang Yogyakarta di Yogyakarta.
Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam tiga bulan terakhir PPI memiliki omzet perdagangan dari daging kerbau dan bahan kimia berbahaya. “Kemarin setengah tahun masih menunggu izin impornya, dan di semester dua terutama di triwulan empat semoga terealisasi, sehingga bisa mencapai lebih dari 40 persen dari target yang kita canangkan,” katanya.
Kindy Rinaldy Syahrir mengatakan, sementara untuk tahun 2021, laba diharapkan meningkat hingga menjadi Rp115 miliar, meski begitu secara omzet akan lebih efisien meski tidak perlu mencapai Rp2,9 miliar, mengingat perusahaan sudah menerapkan sistem kinerja manajemen berdasarkan key performance indicator (KPI) Kementerian BUMN, KPI Operasional dan KPI SDM.

