PT PPI Bukukan Laba Rp113,2 miliar, Efisiensi dan SDM Menjadi Strategi
“Tapi dengan omzet mencapai Rp2,3 triliun sampai Rp2,4 triliun saja kita sudah lebih baik, karena efisiensi secara sistem baik di operasi dan SDM, karena mulai Oktober kemarin kita sudah menerapkan KPI, sehingga secara pengelolaan sudah mendekati konsep manajemen berbasis kegiatan,” katanya.
Kindy juga menyatakan, PT PPI dari sisi keuangan selama beberapa tahun terakhir ini memang selalu positif, meski tahun lalu ada pembebanan dari beban masa lalu seperti uang muka yang secara akumulatif dan mempengaruhi laba rugi, tetapi secara cash flow selalu menunjukkan positif.
“Tahun ini semuanya baik, baik secara kinerja operasi kita efisiensi mencapai lebih 30 persen kita bisa meningkatkan produktivitas dengan langkah yang sama, sehingga diharapkan PT PPI yang menjadi trading capability bisa memiliki opportunity, bisa mengembangkan bisnisnya di perdagangan pangan, maupun bisnis menunjang trading,” katanya.
Dia mengatakan, sebab kalau secara trading tidak lancar, misalnya dari daerah penghasil tidak bisa langsung dengan pedagang besar yang ada di kota tersebut, maka akan mempengaruhi arus barang karena sulit didapat, apalagi persoalan financingnya. []

