Survei: Penerapan 3M Masyarakat Menurun di Tengah Lonjakan Kasus Corona
BUMNINC.COM I Salah satu dampak dari terjadinya pandemi Covid-19, ialah mengharuskan setiap orang mengharuskan setiap orang di dunia, termasuk masyarakat di Indonesia untuk beraktivitas sehari-hari dengan menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, dan menjaga jarak secara fisik dengan orang lain.
Namun sayangnya, kebiasaan perilaku baru yang dikenal masyarakat awam dengan sebutan protokol kesehatan ini mulai mengalami penurunan di Indonesia.
Mengutip laman situs resmi Kemenkes RI, Jumat (8/1/21) disebutkan dalam Survei KAP (knowledge, attitude, practice) Covid-19 yang digelar oleh Johns Hopkins Center for Communication Program (JHCCP) bekerja sama dengan Facebook, WHO, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan Global Outbreak Alert and Response Network (GOARN) di 67 negara di dunia termasuk Indonesia, menunjukkan hasil terjadinya penurunan dalam perilaku masyarakat Indonesia saat gelombang pertama (Juli 2020) dengan gelombang kedua (Oktober 2020).
Berdasarkan survei longitudinal yang digelar pada gelombang 1, kepada 5852 pengguna Facebook di Indonesia dengan usia di atas 18 tahun, terungkap lebih dari 80% responden telah menerapkan cuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker. Sementara untuk menjaga jarak dengan orang lain, ada di titik angka 70%.
Sedangkan hasil survei bulan Oktober 2020 terkait tiga perilaku utama protokol kesehatan ini. Tercatat ada 86% responden melaporkan pemakaian masker, naik 6% dari sebelumnya di gelombang I. Tapi untuk perilaku mencuci tangan pakai sabun, justru turun dari 83% ke 81%. Sama halnya dengan tindakan menjaga jarak, turun 2% dari 72% menjadi 70%.
