Unsur Panas dan Sangat Eksplosif Temuan Eisnstein yang Hilang, Kembali Ditemukan
BUMNINC.COM | Ilmuwan berhasil kembali menemukan salah satu unsur kimia, yang namanya hampir tidak pernah didengar, meskipun, diambil dari nama ilmuwan Albert Einstein yakni Einstenium. Unsur ini pertama kali muncul di puing-puing ledakan bom hidrogen pertama pada tahun 1952.
Sekarang, ahli kimia akhirnya dapat mengamati perilaku kimiawi dari unsur yang sangat radioaktif dan sukar dipahami ini. Apa yang telah mereka pelajari dapat membantu para ilmuwan memperluas pemahaman kita tentang tabel periodik – termasuk elemen yang belum ditambahkan ke dalamnya.
Temuan eksplosif Botol bahan kimia berwarna biru yang berpendar 300 mikrogram einsteinium. Einsteinium (Es) adalah unsur ke-99 dalam tabel periodik. Ini pertama kali ditemukan pada tahun 1952 ketika perangkat termonuklir yang dijuluki “Ivy Mike” diledakkan di pulau Elugelab di Samudra Pasifik (sekarang bagian dari Kepulauan Marshall).
Ledakan Ivy Mike adalah demonstrasi pertama bom hidrogen. Ledakan semacam itu menghasilkan energi empat kali lebih banyak daripada bom fisi nuklir (seperti yang dijatuhkan di Jepang pada tahun 1945) dan energi empat juta kali lebih banyak daripada pembakaran batu bara dalam jumlah yang sama.
Akibat ledakan Ivy Mike, di tengah puing-puing kimiawi, nomor atom 99 ditemukan untuk pertama kalinya. Hanya sekitar 200 atom dari elemen ini yang terdeteksi, yang menunjukkan betapa langka itu. Butuh sembilan tahun kerja yang melelahkan bagi para ilmuwan untuk dapat mensintesis elemen 99 di laboratorium, yang mereka capai pada tahun 1961.
Tim peneliti yang membuat penemuan berpikir untuk menamai elemen “pandamonium”, karena tim proyek di belakang Ivy Mike beroperasi di bawah akronim “PANDA”. Namun pada akhirnya, mereka memutuskan untuk menghormati Albert Einstein.

