Wamen BUMN I: Kehadiran Holding BUMN Pangan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
BUMNINC.COM I Wakil Menteri BUMN I, Pahala N. Mansury menyampaikan, kehadiran holding BUMN pangan merupakan momentum bersejarah. Terlebih, pendirian ini sesuai keinginan Presiden Jokowi bahwa Indonesia membutuhkan sebuah BUMN pangan yang kuat untuk merealisasikan visi Indonesia 2045.
Diketahui, Kementerian BUMN resmi mengalihkan saham lima BUMN Pangan kepada PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau PT RNI, sebagai induk Holding BUMN Pangan.
Kelima BUMN tersebut yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia (Persero), PT Berdikari, dan PT Garam.
Pengalihan saham tersebut menandai resmi terbentuknya Holding BUMN Pangan, seiring dengan dilakukannya penandatanganan Akta Inbreng saham Pemerintah antara RNI dan kelima BUMN Pangan tersebut.
“Terbentuknya holding ini sesuai keinginan Presiden Jokowi, bahwa Indonesia membutuhkan sebuah BUMN pangan yang kuat melalui kemandirian pangan untuk merealisasikan visi Indonesia 2045. Khususnya pada sektor pangan untuk peningkatan ketahanan pangan nasional,” kata Pahala dalam keterangan tertulis, dikutip Senin 10 Januari 2022.
Pahala menjelaskan, dengan terbentuknya Holding BUMN Pangan ini, diharapkan akan memperkuat sektor pangan secara keseluruhan dengan menggabungkan kekuatan secara bersama-sama.
“Melalui upaya-upaya strategis yang juga dilakukan mulai dari meningkatkan kapasitas produksi, perluasan akses market, dan jaringan distribusi pangan,” ujar Pahala.


