Wamen BUMN I Pahala Kunjungi Aset gudang pangan ID FOOD Group, Cek Infrastruktur Cold & Dry Chain Logistik Pangan
“Jadi dengan digitalisasi, ID FOOD akan mengoperasikan sistem _supply_ dan _demand_ stok pangan dan mendapatkan informasi jika mendapat peningkatan permintaan stok di suatu daerah,” ujar Frans.
Menurutnya, langkah ini pun merupakan cara tepat sebagai upaya dalam mengamankan pasokan pangan. Oleh sebab itu, Ia pun mengajak kolaborasi para produsen atau supplier pangan untuk bersinergi dengan BUMN ID FOOD.
Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi Holding Pangan ID FOOD, Bernadetta Raras menambahkan, sistem rantai pasok yang disiapkan untuk ID FOOD Group termasuk PT Berdikari dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa infrastruktur permanen _cold storage, portable cold storage, reefer container_ hingga armada berpendingin yang terintegrasi dan termonitor secara digital.
“Fasilitas tersebut untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan hingga ke seluruh wilayah Indonesia yang dikelola oleh ID FOOD Group,”pungkas Raras.
Kunjungan kerja pengecekan infrastruktur aset pergudangan ID FOOD Group turut dihadiri Keasdepan Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN, Direksi Holding Pangan ID FOOD beserta jajaran, Direksi PT Berdikari.
Aset pergudangan yang dikelola ID FOOD Group melalui anak perusahaan PT Berdikari memiliki luasan lahan sekitar 27.070 m2 dengan luas pergudangan 1.444 m2 berlokasi di wilayah Jakarta Utara yang strategis dengan akses logistik moda transportasi seperti pelabuhan Tanjung Priok, stasiun kereta api dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

