Wika Sudah Punya Strategi Pendanaan Siasati Suku Bunga BI yang Turun
BUMNINC.COM | PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. telah menyiapkan strategi pendanaan untuk tahun 2021. Hal itu mengkaji dampak penurunan suku bunga acuan pada strategi pendanaan perseroan tahun ini.
Corporate Secretary Wijaya Karya (WIKA) Mahendra Vijaya mengatakan pihaknya telah memiliki strategi pendanaan sepanjang tahun ini. Menurutnya, sebagian sumber pendanaan tersebut adalah pembayaran proyek berjalan, obligasi, dan sukuk.
“Kami ada pendanaan dari perbankan. Terkait dampak [penurunan suku bunga acuan ke level 3,5 persen], kami menyambut baik. Namun, seberapa jauh dampaknya, masih kami kaji saat ini,” katanya dikutip dari Bisnis, Rabu (24/2/2021).
Selain itu, Mahendra menyampaikan bahwa semua sumber pendanaan perseroan akan dilakukan secara prinsip berkelanjutan. Walakin, lanjutnya, setiap sumber pendanaan memiliki karakter yang berbeda-beda.
Diungkapkannya, perseroan akan memilih sumber pendanaan sesuai dengan kebutuhan operasi dan belanja modal yang ada. Diketahui, WIKA akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 akan diterbitkan dengan jumlah pokok Rp2,5 triliun.
Dalam waktu bersamaan, perseroan juga menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2020 dengan pokok Rp500 miliar. Kupon untuk tenor paling pendek 3 tahun mencapai 8,5 persen.
Sementara itu, kupon untuk tenor 5 tahun ditawarkan sebesar 9,10 persen dan tenor paling panjang 7 tahun sebesar 9,75 persen. Adapun, kupon yang ditawarkan itu jauh di atas suku bunga acuan Bank Indonesia saat ini sebesar 3,75 persen.

