Buruknya Manajemen Waktu Selama Puasa Bikin Kurang Tidur, Ini Risikonya Bagi Otak
3. Mudah lupa
Tidur membantu memperkuat memori dan membentuk ingatan jangka panjang. Manfaat ini baru bisa didapat bila Kamu bisa tidur cukup dengan nyenyak. Di bulan Ramadan ini, paling tidak, Kamu harus tidur 4 jam semalam. Sementara itu, saat Kamu kurang tidur, proses itu tak terjadi dan Kamu jadi mudah melupakan memori di hari sebelum tidur.
4. Malas bekerja
Kurang tidur juga bakal menurunkan motivasimu untuk bekerja sehingga performa kerja jadi menurun. Kamu hanya bisa mengerjakan tugas sederhana. Kamu bakal kesulitan jika harus mengerjakan hal yang rumit, dan motivasi untuk menyelesaikannya dengan baik hanya bertahan sebentar. Kamu bisa saja melakukan banyak kesalahan.
5. Ganggu kesehatan mental
Berbagai penelitian membuktikan bahwa kurang tidur berpotensi besar memicu penyakit mental, seperti depresi, ADHD, gangguan kecemasan, dan gangguan bipolar. Sementara itu, mengantuk terus-menerus akan menimbulkan pikiran negatif, di mana dalam jangka panjang akan menimbulkan kecemasan dan rasa takut yang berkaitan erat dengan gangguan kecemasan.
Itu dia sejumlah dampak kurang tidur bagi otak. Sebaiknya Kamu memperbaiki jam tidur agar kualitas tidur meningkat. Selama Ramadan ini, sebaiknya Kamu tidur lebih awal. Misalnya setelah salat Taraweh sekitar pukul 8 atau 9 malam. Sehingga saat selesai sahur, Kamu tetap segar dan bugar kendati tak tidur lagi.
