Gantikan Jiwasraya, Pengamat BUMN: IFG Life Anak Usaha IFG yang Prospektif
Pengamat pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Toto Pranoto pun menilai, IFG Life memiliki masa depan cerah dalam dunia perasuransian dalam negeri. Potensi besar yang dimiliki IFG Life salah satunya, karena didukung melalui ekuitas dari dana APBN hampir Rp 22 triliun melalui induknya, IFG.
Setelahnya, modal ini semakin bertambah besar karena adanya sokongan tambahan modal dari IFG sebesar Rp 4 triliun. IFG Life merupakan entitas baru anak perusahaan BUMN di bidang asuransi jiwa yakni PT IFG yang sebelumnya bernama PT Bahana Pembiayaan Usaha Indonesia (BPUI).
“Salah satu tugasnya menjadi pengelola asuransi jiwa bagi eks pemegang polis Jiwasraya yang setuju migrasi pengelolaan polis berikutnya ke IFG Life,” ujar Toto Pranoto dikutip dari Republika, pada Minggu (10/1/2021).
Dengan dukungan manajemen dari tenaga profesional dan syarat tata kelola yang kuat, Toto menilai sudah seharusnya potensi IFG Life ke depan akan prospektif. “Dari sisi pasar, IFG Life memiliki captive market di lingkungan BUMN maupun pengelolaan asuransi jiwa di kementerian atau lembaga,” ucapnya.[]

