Gaya Hidup yang Wajib Dijalani Setelah Operasi Batu Empedu, Simak ya!
Hidup sehat tanpa kantong empedu? Bisa, kok!
Selain itu, mereka yang baru diangkat kantong empedunya juga kerap merasakan sakit perut, susah buang air besar, atau justru diare. Kabar baiknya, gejala tersebut akan cepat membaik bila Anda melakukan beberapa perubahan pola hidup.
Adapun pola hidup sehat yang bisa Anda terapkan meski tubuh tak lagi memiliki kantong empedu, antara lain:
Tidak mengonsumsi makanan berlemak tinggi
Anda yang habis menjalani operasi pengangkatan kantong empedu sebaiknya tidak mengonsumsi lemak lebih dari 30 persen asupan harian Anda. Itu berarti, Anda tidak boleh makan lebih dari 60 gram lemak, jika asupan harian Anda sebanyak 1.800 kalori.
Baca juga label kemasan yang produk makanan yang hendak dikonsumsi. Pastikan produk yang dipilih tidak mengandung lebih dari 3 gram lemak per saji. Hindari juga makanan yang diolah dengan cara digoreng dengan banyak minyak.
Jika Anda tetap mengonsumsi makanan tinggi lemak, padahal sudah tak memiliki kantong empedu, yang terjadi setelah operasi adalah nyeri perut dan kembung yang sangat mengganggu.
Makan dengan porsi yang sedikit-sedikit
Saran ini mungkin biasa diperuntukkan bagi penderita gangguan lambung. Namun ternyata, ini juga berlaku buat penderita masalah empedu. Jika ingin makan, ambillah porsi yang sedikit saja.
Jangan takut lapar, karena meski makan dengan porsi sedikit, Anda bisa mengonsumsinya sering-sering (tetapi tetap berikan jeda). Ingat, porsinya sedikit, ya, bukan porsi banyak menjadi porsi yang normal.
Pilih makanan yang bertekstur lembut
Agar pencernaan tidak “kaget” dan memudahkan proses beradaptasi, hindari makanan bertekstur keras dan pilih makanan bertekstur lembut, seperti sup, bubur, atau smoothies. Lakukan di minggu pertama, lalu tingkatkan tekstur secara bertahap sampai Anda bisa mengonsumsi lagi semua tekstur makanan. Tapi ingat, tetap yang rendah lemak, ya!

