Kejagung Sita Aset Tersangka PT Asabri, Nilainya Fantastis
Febrie menambahkan, tim pelacakan aset dalam penyidikan Asabri, masih terus bekerja melakukan inventarisir harta-benda lainnya dari para tersangka. Sejumlah aset selain tanah, pun kata dia, sudah mulai didata kepemilikan, dan asal-usulnya.
Namun, Febrie mengaku, belum mau membeberkan aset-aset yang sedang dalam penelusuran tersebut, karena belum dipastikan berstatus sita. “Untuk aset-aset lain, jangan dibuka dulu. Masih dalam proses,” ucap Febrie.
Ia pun mengatakan, tim pelacakan aset Jampidsus, sudah membentuk skuat khusus untuk bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mencari aset-aset tersangka Asabri, yang diduga berada di luar negeri. “Itu yang sedang kita lakukan saat ini. Penyidikan, sangat intens untuk penelusuran aset-aset yang terkait dengan kejahatna di Asabri, untuk disita,” ujar Febrie.
Dalam dugaan korupsi di PT Asabri penyidikan di Jampidsus menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Selain Benny Tjokro, terpidana penjara seumur hidup kasus Jiwasraya lainnya, yakni Heru Hidayat, bos dari PT Trada Alam Mineral (TRAM) juga ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, dua mantan direktur utama (Dirut) Asabri, yakni Adam Rachmat Damiri, dan Sonny Widjaja juga turut ditahan setelah ditetapkan tersangka, Senin (1/2).

