Kemenag: Pembimbing Manasik Harus Paham Problem Riil di Tanah Suci
BUMNINC.COM I Direktur Bina Haji Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat menyatakan pembimbing manasik haji harus memahami kondisi dan permasalahan riil yang akan dihadapi jamaah calon haji di Tanah Suci, Arab Saudi.
“Sertifikasi tidak hanya teori. Peserta benar-benar diberi pemahaman praktis agar mereka bisa menjelaskan hal ihwal manasik haji secara lengkap kepada jamaah, termasuk kondisi riil dan problematika di Mekkah dan Madinah,” ujar Arsad dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Saat ini Kemenag tengah menggelar sertifikasi pembimbing manasik haji profesional yang diikuti seratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga negara tersebut.
Arsad mengatakan sertifikasi pembimbing manasik haji tidak hanya diisi dengan pertemuan klasikal dan sesi pemaparan yang bersifat kognitif, tapi dikuatkan dengan praktik lapangan. Tujuannya, kata dia, agar para pembimbing ibadah benar-benar memahami proses manasik haji, baik aspek teori maupun praktik.
“Lebih dari itu pembimbing juga memberikan pemahaman kepada jamaah terkait dinamika di lapangan,” katanya.
