Laporan Kinerja Lembaga Keuangan Indonesia di Region ASEAN
Global Outlook on Sustainable Finance
Kebijakan implementasi Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance) tumbuh signifikan dan semakin kompleks dalam beberapa periode terakhir.
Perkembangan ini yang mendorong lembaga keuangan dan investor secara global untuk mempertimbangkan isu Environmental, Social and Governance (ESG) dan mengantisipasi risiko perubahan iklim.
Perkembangan Kebijakan Sustainable Finance dapat dibagi menjadi empat fase utama, yaitu (1) peningkatan kesadaran (raise awareness); (2) penetapan strategi (define sustainable finance); (3) peningkatan transparansi (increase transparency); dan (4) tindakan mitigasi (enforce action). Empat fase ini diperlukan untuk menciptakan pasar keuangan berkelanjutan yang kuat dan berjalan sebagaimana mestinya.
Gambar 13: Framework Pengembangan Kebijakan Sustainable Finance

Sumber: BloombergNEF, 2023
Sementara itu, posisi setiap negara atas implementasi kebijakan Keuangan Berkelanjutan terbilang bervariasi, sebagian besar negara G20 masih berada pada tahapan peningkatan kesadaran (raise awareness), termasuk Indonesia. Di sisi lain, hanya beberapa negara yang telah menerapkan mandat untuk climate risk disclosure atau climate actions, seperti negara-negara Uni Eropa, Inggris, Jepang dan Brazil.
Gambar 14: Tahapan Implementasi Sustainable Finance di Berbagai Negara

Sumber: BloombergNEF, 2023
Dalam kurun waktu dua tahun, climate risk disclosure yang mengacu pada Task Force on Climate-Related Financial Disclosures (TCFD) diprediksi akan mengalami kemajuan dalam implementasinya di berbagai negara seperti New Zealand, Australia, Swiss, Kanada dan Kolombia. Kebijakan untuk ESG disclosures akan diluncurkan dan diperbaharui di Inda, Jepang, Uni Eropa, dan Brazil. Kebijakan climate risk integration policies akan menjadi prioritas di Afrika Selatan, Kanada dan Amerika Serikat13. Sementara Indonesia sendiri masih berada pada tahapan peningkatan awareness, serta lembaga keuangan, terutama perbankan telah melakukan inovasi untuk berfokus pada ESG dan juga pembiayaan proyek-proyek yang lebih sustainable.
